Salah satu cara terbaik memberikan perlindungan ekstra pada dokumen penting dan foto adalah laminating. Selain proteksi yang tahan air dan debu, laminating juga memberikan tampilan yang lebih profesional. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa ada banyak mesin laminating di pasaran. Cara menggunakan mesin laminating tersebut juga berbeda-beda sebagaimana dijabarkan berikut.
1. Cara Menggunakan Mesin Laminating GBC Fusion 3000L
GBC Fusion 3000L merupakan mesin laminating andalan untuk kebutuhan rumahan atau perkantoran skala kecil hingga menengah. Bobotnya ringan, pemanasan super cepat—kurang dari 1 menit, dan kecepatan laminasi tinggi. Selain itu, mesin ini dilengkapi teknologi dual roller sehingga hasil laminating halus dan bebas kerut.
Fitur Unggulan: Kontrol satu sentuhan dan fitur auto shut-off untuk efisiensi energi dan keamanan esktra.
Cara Penggunaan GBC Fusion 3000L:
- Sambungkan kabel daya dan tekan tombol power.
- Pilih ketebalan plastik (pouch) antara 75 – 125 mikron, lalu tunggu lampu indikator menyala hijau dan mengeluarkan bunyi “bip”.
- Masukkan dokumen ke dalam plastik laminating dan pastikan posisi dokumen rata di tengah.
- Masukkan ujung plastik yang tertutup (seal) terlebih dahulu ke dalam mesin. Mesin akan menariknya secara otomatis.
- Ambil dokumen di bagian belakang dan biarkan dingin di permukaan datar selama beberapa detik.
2. Cara Menggunakan Mesin Laminating Fellowes Saturn 3i
Fellowes Saturn 3i menjadi populer berkat fitur HeatGuard™, yang membuat bagian luar mesin tetap dingin saat disentuh, sehingga aman digunakan di rumah dan sekolah yang mudah diakses oleh anak-anak. Selain itu, mesin laminating ini juga dilengkapi fitur InstaHead yang memungkinkan pemanasan cepat agar bisa bekerja dalam waktu 60 detik.
Fitur Unggulan: Dual-mode laminasi panas dan dingin dan mampu melaminasi hingga kertas ukuran A3.
Cara Penggunaan Fellowes Saturn 3i:
- Geser saklar ke posisi “ON”, tunggu sekitar 60 detik hingga lampu indikator berhenti berkedip.
- Gunakan tombol selektor untuk memilih pengaturan panas jika Anda memakainya untuk laminasi panas, atau pengaturan dingin untuk plastik laminasi dingin/self-adhesive.
- Masukkan plastik laminating sisi penutup terlebih dulu.
- Tunggu hingga proses laminasi selesai, kemudian tekan tuas release bila sudah selesai.
3. Cara Menggunakan Mesin Laminating Scotch TL901X
Mesin laminating satu ini juga didesain untuk penggunaan personal atau perkantoran kecil dan menengah. Sebab itu, desain dan bobotnya dibuat seringkas mungkin agar tidak memakan space terlalu lebar, serta cara menggunakan mesin laminating ini jadi lebih mudah. Hanya saja, waktu pemanasan lebih lama dari dua merek sebelumnya, sekitar 3-4 menit.
Fitur Unggulan: Lebar masukan mencapai 9 inci, jadi bisa digunakan untuk kertas yang lebih lebar seperti F4 (Folio).
Cara Penggunaan Scotch TL901X:
- Sambungkan kabel daya ke colokan listrik, kemudian tunggu lampu indikator “Ready” menyala, sekitar 3-4 menit.
- Masukkan kertas ke dalam plastik laminating, sisakan margin atau tepian plastik sekitar 3 – 5 mm di setiap sisi.
- Atur ketebalan 3 mm untuk ketebalan standar dan 5 mm untuk hasil lebih tebal dan kaku.
- Masukkan ke dalam slot laminasi, tunggu mesin bekerja hingga tuntas.
- Jika sudah keluar otomatis, diamkan terlebih dahulu di permukaan datar agar hasil laminating tidak melengkung.
4. Cara Menggunakan Mesin Laminating Royal Sovereign RSC-1651
Berbeda dengan tiga mesin sebelumnya, Royal Sovereign RSC-1651 merupakan mesin laminating profesional yang lebih cocok untuk perusahaan menengah dan multinasional. Sebab, mesin ini merupakan alat laminating wide-format selebar 65 inci dengan kualitas laminasi lebih baik. Mesin Royal Sovereign RSC-1651 sendiri menawarkan jenis laminasi panas (hot laminating) dan dingin (cold laminating).
Fitur Unggulan: Pedal kaki yang memungkinkan pengerjaan tanpa tangan (hands-free) dan kontrol preset 9 memori untuk pengaturan cepat.
Cara Penggunaan Royal Sovereign RSC-1651:
- Pasang rol plastik laminasi dingin ke batang pengait atas, lalu tarik ujung plastik ke bawah melewati rol utama.
- Atur tuas tekanan rol sesuai dengan ketebalan media.
- Letakkan dokumen atau kertas yang hendak dilaminasi di meja depan mesin.
- Injak pedal secara perlahan untuk mulai memutar rol.
- Masukkan media secara perlahan dan pastikan tidak ada gelembung udara. Gunakan tangan untuk meratakan media saat masuk ke dalam rol.
- Setelah selesai, potong sisa plastik menggunakan cutter yang terintegrasi di bagian belakang.
5. Cara Menggunakan Mesin Laminating Xyron Creative Station
Mesin yang satu ini merupakan jawaban bagi Anda yang mencari alat laminating modern yang praktis tanpa kabel listrik untuk menghasilkan panas. Sebaliknya, Xyron menggunakan sistem tekanan manual dan lem perekat (cartridge). Cocok untuk kebutuhan rumah maupun kantor skala kecil hingga menengah, terutama di area dengan akses listrik yang masih terbatas.
Fitur Unggulan: Tanpa arus listrik dan kompatibilitas dengan cartridge 5 inci dan 9 inci.
Cara Penggunaan Xyron Creative Station:
- Pastikan dulu cartridge laminasi sudah terpasang di dalam mesin.
- Masukkan item dokumen, foto, atau kartu nama ke celah depan mesin.
- Putar gagang di sisi samping mesin searah jarum jam yang akan membuat item tertarik ke dalam dan dilapisi plastik perekat di kedua sisinya.
- Potong menggunakan pemotong geser yang ada di bagian belakang mesin untuk memutus plastik.
- Gosok permukaan hasil laminasi agar perekat menempel sempurna sebelum melepas lapisan pelindungnya.
Tips Agar Mesin Laminating Awet
Tidak hanya perlu memahami cara penggunaan dari masing-masing merek mesin laminating di atas. Hal yang tidak kalah penting untuk diketahui adalah cara perawatan yang tepat agar alat tersebut bisa tahan lama dan digunakan dalam durasi waktu yang panjang. Sebaik apapun merek mesinnya, tanpa perawatan, alat tersebut akan lebih mudah rusak.
Berikut beberapa tips perawatan mesin laminating supaya awet digunakan:
- Selalu gunakan kertas pelindung (carrier) agar lem laminasi tidak menepel pada roll mesin, terutama jika menggunakan selain merek GBC dan Fellowes yang sudah carrier-free.
- Jangan memotong plastik sebelum dilaminasi, masukkan saja dalam bentuk utuh ke dokmen. Setelah proses laminating selesai sepenuhnya, baru potong tepiannya agar lebih rapi. Jika dipotong sebelum laminasi, mesin bisa macet akibat hasil potongan yang tidak rata.
- Gunakan cleaning sheet atau selembar kertas kosong untuk mengangkat sisa-sisa lem yang menempel pada roll. Masukkan ke dalam alat ketika mesin masih panas. Tujuannya agar sisa lem tidak mengeras dan membuat mesin jadi macet.
- Tunggu proses laminating selesai dengan sempurna. Jangan menarik paksa dokumen atau objek yang sedang dilaminasi karena dapat membuat mesin overheat dan dokumen juga otomatis robek.
Mempertimbangkan cara menggunakan mesin laminating akan mempermudah Anda dalam memilih sesuai kebutuhan. Butuh cepat untuk laminasi skala kecil hingga menengah, GBC dan Fellowes jawabannya. Laminating untuk kertas lebih lebar, Scotch solusinya. Sementara untuk perkantoran skala besar, Royal Sovereign merupakan pilihan bijak. Terakhir, Xyron cocok untuk daerah dengan akses listrik terbatas.