10 Brand Thrifting yang Bagus & Paling Banyak di Pasaran!

Thrifting atau kegiatan menjual dan membeli pakaian bekas, saat ini telah menjadi tren besar di kalangan masyarakat urban. Selain lebih hemat, bisnis ini mendukung gaya hidup berkelanjutan karena meminimalkan limbah fashion. Dengan permintaan pasar yang terus meningkat, usaha jual beli baju bekas bermerek menjadi peluang menarik, terutama bagi Anda yang ingin memulai usaha dengan modal terjangkau.

Pakaian bekas bermerek banyak dicari karena kualitasnya masih bagus, desainnya tetap relevan, dan harganya jauh lebih murah dibanding produk baru. Namun, agar bisnis Anda cepat berkembang, penting untuk memilih brand thrifting yang bagus, yaitu merek pakaian yang paling diburu oleh pembeli di pasar barang bekas.

Artikel ini akan membahas daftar brand terkenal buat jualan baju bekas yang paling laris, mulai dari alasan popularitas, jenis fashion-nya, estimasi harga jual, hingga keaslian barangnya. Dengan informasi ini, Anda bisa memilih produk apa yang kira-kira bisa Anda andalkan untuk bisnis thrifthing Anda!

Baca juga: 13 Brand Lokal Baju Pria, Teradem, Terbaik dan Ternyaman!

Jenis Merek Thrifting yang Paling di Cari

Merek pakaian yang dijual oleh pelaku bisnis thrifting umumnya adalah merek populer yang harga jual barunya masih tinggi. Membeli versi second-nya bisa jadi pilihan yang lebih hemat namun tetap berkualitas bagi sebagian konsumen. 

Berikut adalah sepuluh brand thrifting yang bagus yang terbukti cepat laku di pasaran dan cocok untuk Anda jadikan stok di thrift shop!

1. Uniqlo

Uniqlo menjadi salah satu brand thrifting yang bagus karena kualitas bahan yang tahan lama dan desainnya yang minimalis. Gaya simpel yang diusung oleh brand asal Jepang ini membuatnya digemari oleh banyak kalangan, dari pelajar hingga pekerja kantoran. Desainnya yang timeless membuat berbagai produknya tetap laris dari waktu ke waktu.

Produk Uniqlo yang biasa ditemukan di pasar thrift antara lain t-shirt polos, kemeja, hoodie ringan, hingga celana chino. Estimasi harga jualnya di pasar barang bekas berkisar Rp30.000 hingga Rp100.000. 

Sebagian besar barang Uniqlo thrift adalah asli, terutama yang berasal dari supplier luar negeri. Penting untuk memilih supplier tepercaya agar Anda bisa mendapatkan produk asli yang berkualitas.

2. H&M

Brand berikutnya yang juga sangat populer di industri thrifting adalah H&M. H&M adalah salah satu brand baju bekas branded yang laku keras, khususnya di kalangan remaja dan mahasiswa. Brand asal Swedia ini dikenal dengan model fashion yang kekinian dan selalu mengikuti tren global.

Jenis produk H&M yang sering ditemukan dalam thrift shop antara lain kaus, blouse, celana kulot, rok, dan jaket ringan. Kisaran harganya antara Rp25.000–Rp80.000 tergantung kondisi dan gaya. Produk yang dijual umumnya asli, namun Anda tetap perlu memeriksa detail label dan jahitan.

3. Zara

Jika Anda mencari brand thrifting yang bagus untuk target pasar wanita urban dan profesional muda, Zara bisa menjadi pilihan. Brand ini identik dengan kesan premium, desain elegan, dan potongan yang modis. Kualitas produksinya yang tinggi membuat banyak produk preloved Zara memiliki kondisi yang cukup baik.

Produk Zara yang sering beredar dalam kondisi bekas meliputi blazer, kemeja kerja, celana bahan, hingga dress formal. Harga jualnya di pasar thrift bisa mencapai Rp50.000–Rp150.000. Karena Zara memiliki rantai distribusi internasional, banyak barang thrift yang tetap original dan berkualitas tinggi.

4. Nike

Nike termasuk brand thrifting yang bagus karena memiliki nilai merek yang sangat kuat di segmen fashion olahraga dan streetwear. Brand ini digemari oleh semua kalangan, baik pria maupun wanita. Pilihan itemnya pun beragam dan bisa memenuhi berbagai kebutuhan.

Produk Nike yang sering ditemukan dalam stok thrifting antara lain kaus olahraga, jaket, hoodie, dan celana training. Estimasi harga jualnya berkisar antara Rp80.000 hingga Rp300.000. Nike juga merupakan salah satu merk jaket thrift paling dicari, terutama model windbreaker dan anorak.

Barang Nike yang masuk ke pasar thrift umumnya asli, terutama jika berasal dari bundle atau import Korea dan Jepang.

5. Adidas

Sama seperti Nike, Adidas juga merupakan brand thrifting yang bagus dengan permintaan tinggi di pasar barang bekas. Merek ini terkenal dengan gaya sporty klasik dan fashion streetwear-nya yang mendunia.

Produk Adidas yang paling sering muncul di thrift shop adalah baju atau kaos olahraga yang adem dan jenis lainnya seperti jaket , jersey bola, kaus kasual, hingga celana training. Harganya berkisar Rp70.000–Rp250.000. Dengan reputasi global, Adidas juga tergolong brand baju bekas yang cepat laku di marketplace.

Baca juga: 12 Merek Sepatu Lokal Terbaik, Paling Banyak di Review!

6. Levi’s

Brand berikutnya yang juga bisa Anda pertimbangkan sebagai pilihan produk thrifting Anda adalah Levi’s. Levi’s adalah brand vintage populer untuk thrift store karena sejarahnya sebagai pionir jeans dunia. Brand ini menawarkan kualitas denim yang tak lekang oleh waktu dan model yang digemari lintas generasi.

Produk Levi’s bekas yang paling sering ditemukan adalah celana jeans, jaket denim, dan kemeja flanel. Harga jualnya bervariasi, mulai dari Rp70.000–Rp200.000 tergantung model dan kondisi. Jika Anda mencari merk baju impor yang cocok untuk thrift shop, Levi’s adalah pilihan tepat.

7. Champion

Champion menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir berkat tren fashion streetwear dan nostalgia tahun 90-an. Ini menjadikannya salah satu brand thrifting yang bagus untuk dijual. Banyak penggemar fashion yang memburunya karena tampilannya yang timeless.

Produk yang umum ditemukan adalah sweater, hoodie, dan crewneck dengan logo bordir khas. Estimasi harga jualnya antara Rp100.000–Rp300.000. Barang Champion thrift biasanya asli dan banyak berasal dari bundle Korea dan Jepang.

8. Dickies

Dickies dikenal sebagai brand dengan nuansa workwear dan industrial. Dengan bahan tebal dan tahan lama, Dickies menjadi merk baju impor yang cocok untuk thrift shop bergaya vintage dan kasual.

Produk Dickies yang sering dicari antara lain jaket kerja, celana cargo, dan overall. Estimasi harga jualnya antara Rp80.000–Rp200.000. Keaslian produk umumnya bisa dipastikan dari tag dan bahan yang sangat khas.

9. The North Face

Jika Anda ingin menyasar segmen outdoor enthusiast, The North Face adalah pilihan ideal. Ini adalah salah satu merk jaket thrift paling dicari, terutama model waterproof dan insulated-nya. Durabilitasnya pun sudah teruji dengan banyaknya penggemar brand ini dari berbagai belahan dunia.

Produk The North Face yang dijual secara thrift umumnya berupa jaket, fleece, dan tas ransel. Harga jualnya cukup tinggi untuk ukuran thrift, bisa mencapai Rp150.000 hingga Rp500.000. Brand ini tergolong eksklusif dan sangat dicari oleh pembeli yang hobi mendaki atau traveling.

10. Carhartt

Brand berikutnya yang juga identik dengan industri thrifting adalah Carhartt. Carhartt sendiri adalah brand asal Amerika Serikat yang identik dengan workwear. Merek ini masuk dalam kategori brand vintage populer untuk thrift store, terutama karena bahan duck canvas-nya yang ikonik dan tahan lama.

Produk Carhartt yang sering ditemukan adalah jaket kerja, vest, dan celana kanvas. Harga jualnya bisa mencapai Rp150.000–Rp300.000. Carhartt cocok untuk Anda yang ingin menawarkan gaya rugged dan old-school.

Itu dia 10 pilihan merek yang bisa Anda pertimbangkan untuk dipilih sebagai produk thrifting Anda. Pertimbangkan target audiens yang Anda incar agar hasil penjualannya memuaskan seperti harapan.

Mau Jual Thrifting, Tapi Ga Punya Hang Tagnya? Cetak di Paperlicious Yuk!

Agar toko thrift Anda terlihat profesional, jangan lupa menambahkan hang tag pada setiap produk. Hang tag tidak hanya memperkuat branding, tapi juga memberikan kepercayaan lebih pada calon pembeli.

Jika Anda sedang mencari tempat cetak hang tag custom, Paperlicious bisa menjadi solusi terbaik. Di sini, Anda bisa mencetak hang tag dengan desain unik, bahan berkualitas, dan harga yang ramah kantong. Paperlicious juga menerima pemesanan dalam jumlah kecil, cocok untuk pemilik usaha thrift shop pemula.

Dengan hang tag yang profesional, Anda bisa menjual brand thrifting yang bagus dengan lebih percaya diri dan meningkatkan kesan premium terhadap produk yang Anda tawarkan.

Memilih brand thrifting yang bagus adalah langkah awal yang penting dalam membangun bisnis thrift shop. Dengan stok yang tepat, strategi harga yang kompetitif, dan tampilan produk yang menarik, Anda bisa mendapatkan pelanggan setia dan keuntungan yang menjanjikan.

Pastikan Anda menyertakan brand baju bekas branded yang laku keras, seperti Uniqlo, Adidas, Levi’s, dan Zara. Jangan lupakan juga brand fashion luar negeri untuk thrift yang sedang naik daun seperti Champion dan The North Face.

Dengan menggabungkan kualitas produk, pengetahuan tren pasar, serta branding yang kuat melalui hang tag dari Paperlicious, bisnis thrifting Anda akan semakin siap bersaing di marketplace. Selamat berjualan dan semoga sukses!

Write a comment