5 Perbedaan Stempel Trodat dan Flash, Mana Lebih Baik?

Jenis stempel trodat dan flash merupakan dua variasi yang paling sering digunakan untuk kebutuhan pribadi, instansi, hingga bisnis. Kesamaan keduanya adalah self-inking alias stempel tinta otomatis yang tidak memerlukan bak tinta terpisah, sangat praktis. Namun, itu pula yang menjadikan banyak pengguna tidak mampu mengenali perbedaan stempel trodat dan flash berikut.

1. Hasil Cetak Trodat Tajam dan Jelas

Perbedaan paling mendasar adalah kualitas cetak dengan trodat yang lebih unggul dari flash. Berkat mekanisme dan ink pad berkualitas, hasil cap stempelnya tampak lebih konsisten, tajam dan jelas, serta tintanya merata. Stempel ideal untuk dibubuhkan pada dokumen-dokumen resmi, sertifikat, atau keperluan profesional lain yang menuntut presisi tinggi dengan detail sempurna.

Di sisi lain, stempel flash memiliki hasil cetakan dengan presisi di bawah trodat, jadi lebih cocok untuk kebutuhan stempel pada aktivitas sehari-hari. Terlebih, untuk desain dengan detail yang sangat rumit atau huruf berukuran sangat kecil, hasil stempelnya bisa jadi sedikit kurang tajam atau sedikit luber dan memengaruhi keterbacaan serta estetikanya.

2. Jenis atau Model Stempel Flash Terbatas

Perbedaan stempel trodat dan flash berikutnya adalah jumlah variasi model. Trodat menawarkan model yang lebih banyak sehingga sektor yang dapat dijangkau juga lebih luas. Beberapa model andalannya, antara lain:

  • Trodat Printy: Seri paling populer yang ringan dan ringkas, cocok untuk penggunaan kantor sehari-hari.
  • Trodat Professional: Didesain dengan material yang lebih kokoh seperti stainless steel, dirancang untuk penggunaan berat dan frekuensi tinggi.
  • Trodat Mobile Printy: Stempel saku yang sangat praktis dan mudah dioperasikan dengan satu tangan, ideal bagi mereka yang sering bepergian.
  • Trodat Dater & Numberer: Stempel khusus untuk tanggal, nomor, atau kombinasi keduanya.

Sebaliknya, stempel flash cenderung memiliki pilihan model yang lebih terbatas. Umumnya, jenis yang satu ini lebih fokus pada model manual standar dengan gagang berbentuk bulat atau persegi panjang, seperti gagang kayu pada stempel konvensional. Praktis, tapi berdampak pada fleksibilitas pemakaian, terutama untuk kelompok pengguna dengan mobilitas tinggi.

3. Pilihan Warna Tinta Trodat Bervariasi

Fleksibilitas dalam penggunaan warna tinta menjadi keunggulan lain dari trodat. Produsennya bahkan menyediakan banyak pilihan warna tinta secara resmi, mulai dari warna standar seperti hitam, biru, merah, dan hijau, hingga yang lebih mencolok, biasanya untuk custom. Selain itu, ink pad atau bantalan tintanya didesain agar mudah untuk diganti (sistem snap-out).

Jadi, tinta trodat mudah pengisian ulangnya, serta jarang berantakan meskipun melakukannya dengan cepat. Sementara itu, pilihan warna untuk stempel flash lebih terbatas, dengan warna umum tersedia seperti hitam, biru, dan merah. Proses pengisian ulangnya pun lebih rumit, yaitu dengan meneteskan tinta langsung ke karet stempel, lalu menunggu hingga meresap sempurna.

Baca juga: 10 Warna Tinta Stempel: Makna di Balik Warna

4. Stempel Flash Tidak Cocok Untuk Jangka Panjang

Segi durabilitas menjadi perbedaan stempel trodat dan flash selanjutnya. Trodat memang dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Terlihat dari material body yang kokoh dan mekanisme internal yang andal, membuatnya awet bahkan untuk pemakaian hingga ribuan kali. Bantalan tintanya juga dapat diganti dengan mudah jika sudah aus, yang memperpanjang durasi penggunaan stempel.

Sebaliknya, stempel flash kurang ideal untuk penggunaan jangka panjang, terlebih dengan frekuensi penggunaan yang tinggi. Hal ini disebabkan karet pada stempel tersebut memiliki pori-pori untuk menyerap tinta. Seiring waktu dan pengisian ulang berulang kali, pori-pori ini bisa tersumbat atau karetnya menjadi keras, yang mengakibatkan hasil cap stempel menjadi tidak rata. 

5. Harga Stempel Trodat Lebih Mahal

Terakhir, perbedaan dari segi harga yang signifikan. Berdasarkan kualitas, daya tahan, dan variasi model yang ditawarkan, trodat sebanding dengan harganya yang lebih tinggi. Jika dibandingkan berdasarkan model yang serupa, stempel trodat secara konsisten menunjukkan harganya lebih mahal. Berikut estimasi harga dari masing-masing jenis stempel tersebut.

  • Stempel Persegi Panjang Konvensional: Trodat memiliki seri Printy yang bisa dibanderol Rp75.000,00 – Rp150.000,00. Sementara stempel flash dengan ukuran serupa sekitar Rp45.000,00 – Rp80.000,00.
  • Stempel Bulat: Stempel bulat trodat mulai dari Rp100.000,00 sedangkan flash mulai Rp50.000,00 saja.
  • Stempel Ukuran Besar/Profesional: Jika ukurannya lebih besar atau custom, biayanya bisa jauh lebih mahal. Trodat mulai Rp200.000,00 sedangkan untuk flash jumbo estimasinya dari Rp100.000,00.

Rangkaian perbedaan stempel trodat dan flash menegaskan bahwa pilihan akhir berada di tangan konsumen. Jika Anda mengutamakan kualitas cetak terbaik, daya tahan, dan variasi model untuk penggunaan profesional, trodat merupakan investasi menjanjikan. Namun, jika Anda membutuhkan stempel fungsional dengan harga yang lebih terjangkau untuk penggunaan standar, cukup stempel flash saja.

Stempel sendiri dapat diaplikasikan untuk berbagai industri, termasuk untuk kebutuhan branding atau membangun citra ke pelanggan. Tentu dengan membubuhkan stempel berisi informasi logo, nama, dan kontak ke atas kemasan. Supaya hasilnya lebih optimal, pesan kemasan custom untuk Anda di paperlicious saja! Desain dari Anda, material dan proses cetak dari Paperlicious!

Related Posts

Write a comment