Jangan Sampai Ketukar! Ini Dia Arti Take Away dan Istilah Lainnya!

Jangan Sampai Ketukar! Ini Dia Arti Take Away dan Istilah Lainnya!

Ketika akan memesan makanan di sebuah kafe atau restoran, kamu mungkin akan berhadapan dengan jenis-jenis pelayanan restoran yang berbeda-beda. Take away makanan adalah salah satunya. Apa arti take away sebenarnya? Apa pula yang membedakannya dengan drive thru?

Apa yang dimaksud dengan Take Away?

Jangan Sampai Ketukar! Ini Dia Arti Take Away dan Istilah Lainnya!

Arti take away atau takeaway secara harfiah adalah dibawa pulang. Dalam istilah F&B, ini merupakan salah satu jenis layanan restoran yang memungkinkan konsumen atau pelanggan untuk membeli makanan dan membawanya pulang dengan menggunakan kemasan makanan khusus. 

Take away adalah istilah yang sudah digunakan sejak lama. Hanya saja popularitasnya baru meningkat pasca pandemi COVID-19 melanda karena adanya kebijakan PPKM/PSBB. Selain take away, ada pula istilah drive thru

Meskipun sama-sama memungkinkan konsumen membawa pulang makanannya, namun drive thru artinya adalah layanan di mana pelanggan bisa memesan dan mengambil makanan atau minuman dari kendaraan mereka tanpa harus keluar dari kendaraan mereka. Ini memberikan kenyamanan dan efisiensi dalam pelayanan konsumen di berbagai jenis bisnis makanan dan minuman.

Mau tahu istilah-istilah lain di dunia F&B yang tidak kalah populer dibanding take away dan drive thru? Yuk, kita kulik sampai tuntas lewat artikel ini!

Istilah dalam Jenis-Jenis Pelayanan Restoran dan Dunia F&B

Di dunia F&B istilah-istilah penting tidak hanya perlu dipahami oleh mereka yang berkutat di bidang ini. Konsumen juga perlu memahami dengan baik layanan yang mereka gunakan dengan mengetahui arti setiap istilah yang ada. Yuk, simak beberapa di antaranya berikut ini!

1. Dine-In 

Contoh dine-in

Secara bahasa, dine-in artinya adalah makan di tempat. Dine-in merujuk pada pengalaman makan di tempat yang disediakan oleh restoran atau kafe. Pelanggan duduk, memesan, dan menikmati makanan atau minuman langsung di lokasi dengan layanan penuh, menciptakan suasana bersantap yang nyaman dan berinteraksi sosial dengan pengunjung lain di tempat tersebut.

2. Counter Service 

Contoh counter service

Counter service adalah model pelayanan di mana pelanggan memesan makanan atau minuman di meja pemesanan dan kemudian mengambil pesanan mereka di counter. Sistem ini memungkinkan interaksi langsung dengan staf, mempercepat proses, dan memberikan fleksibilitas dalam memilih menu.

3. Ala Carte 

Contoh ala carte

Ketika kamu masuk ke sebuah restoran yang menawarkan paket, kamu mungkin akan menemukan istilah ala carte. Apa itu menu ala carte?

Ala carte adalah cara memesan makanan atau minuman secara terpisah tanpa memilih paket atau set menu. Pelanggan dapat memilih item-menu individu sesuai keinginan dan selera mereka. Ini memberikan fleksibilitas untuk membuat kombinasi yang diinginkan dan membayar hanya untuk item yang dipesan, menciptakan pengalaman kuliner yang disesuaikan dan efisien sesuai preferensi pribadi.

4. Drive-Thru

Contoh drive-thru

Seperti yang sudah disinggung di awal artikel, drive-thru adalah metode pelayanan di mana pelanggan dapat memesan dan mengambil pesanan tanpa meninggalkan kendaraan mereka. Biasanya cara ini diterapkan di restoran cepat saji. Drive-thru memungkinkan kenyamanan dan kecepatan dalam transaksi, meminimalkan waktu tunggu dan mempermudah akses pelanggan.

6. Delivery 

Contoh delivery

Delivery adalah layanan yang memungkinkan pelanggan memesan makanan atau minuman dan menerima pengantaran langsung ke alamat mereka. Jadi, pihak restoran akan mengemas makanan yang dipesan dengan menggunakan packaging makanan khusus dan mengantarkannya. Cara ini akan memudahkan konsumen menikmati hidangan favorit tanpa harus meninggalkan rumah atau kantor.

7. Fine Dining 

Contoh fine-dining

Fine dining adalah pengalaman makan eksklusif yang menekankan kualitas tinggi, layanan pribadi, dan suasana elegan. Menu kreatif dan bahan berkualitas tinggi dipadukan dengan pelayanan tingkat tinggi, menciptakan pengalaman kuliner yang mewah dan memuaskan bagi para tamu yang mencari sensasi gastronomi yang istimewa.

8. Table Service 

Contoh table service

Table service adalah konsep pelayanan di mana pelayan mengambil pesanan, menyajikan makanan, dan memberikan layanan tambahan kepada pelanggan di meja mereka. Ini mencakup pengaturan meja, penyajian makanan dengan penuh perhatian, dan memastikan kenyamanan pelanggan selama pengalaman bersantap di restoran atau tempat makan tersebut.

9. Buffet 

Contoh buffet

Kamu mungkin sudah tidak asing dengan istilah buffet. Buffet adalah sistem penyajian makanan yang dilakukan dengan menyusun berbagai hidangan di meja sehingga pelanggan dapat mengambil sesuai keinginan mereka. Buffet memberikan variasi makanan, memungkinkan pelanggan untuk memilih dan mencoba berbagai hidangan, menciptakan pengalaman santap yang fleksibel dan beragam.

10. All You Can Eat 

Contoh AYCE atau all you can eat

All You Can Eat atau AYCE adalah konsep restoran yang memungkinkan pelanggan membayar harga tetap untuk menikmati makanan sebanyak yang diinginkan. Penawaran ini memungkinkan pengalaman makan tanpa batas dengan variasi menu yang beragam.

11. Catering 

Contoh catering service

Catering atau katering mungkin bukan istilah yang asing bagi hampir semua orang. Catering adalah layanan penyediaan makanan dan minuman untuk acara di luar restoran. Menawarkan pilihan menu yang disesuaikan, catering memberikan solusi praktis untuk menyajikan hidangan berkualitas dalam berbagai acara dan lokasi.

12. Happy Hour 

Contoh happy hour

Happy hour adalah periode waktu khusus di restoran atau bar saat mereka menawarkan minuman atau makanan dengan harga diskon. Biasanya dilakukan pada sore atau malam hari, happy hour bertujuan untuk menarik pelanggan dengan penawaran spesial, menciptakan suasana santai, dan meningkatkan penjualan selama jam-jam tertentu.

13. Room Service 

Contoh room service

Room service adalah fasilitas di hotel yang menyediakan pengantaran makanan dan minuman langsung ke kamar tamu. Layanan ini memudahkan tamu menikmati hidangan tanpa meninggalkan kenyamanan kamar mereka, menambah pengalaman penginapan yang eksklusif dan nyaman.

14. Omakase 

Contoh omakase

Omakase adalah konsep fine dining ala Jepang yang populer belakangan ini. Omakase berasal dari bahasa Jepang yang berarti “percayakan kepada chef”. Dalam pengalaman ini, pelanggan menyerahkan sepenuhnya pemilihan menu kepada chef. 

Dengan bahan segar dan kreativitasnya, chef menciptakan rangkaian hidangan unik, memberikan pengalaman kuliner terpersonalisasi. Omakase tidak hanya tentang rasa, tetapi juga interaksi langsung dengan chef, menciptakan atmosfer intim yang meningkatkan keunikan dan eksklusivitas pengalaman makan.

15. Izakaya 

Contoh izakaya

Konsep bersantap ala Jepang yang juga populer belakangan ini adalah izakaya. Izakaya adalah tempat makan Jepang yang tengah populer, mirip dengan pub atau bar. Fokusnya pada sajian ringan dan minuman, seperti yakitori, sashimi, dan tempura. Menu izakaya menawarkan hidangan kecil yang disantap bersama minuman seperti sake atau bir. 

Tempat ini menciptakan suasana santai dan menyenangkan untuk melakukan interaksi sosial, memberikan pengalaman unik bagi pelanggan yang ingin menikmati variasi hidangan Jepang dalam atmosfer informal.

Itulah berbagai istilah lain di dunia F&B selain take away yang juga perlu untuk kamu ketahui. Adanya take away sendiri memberikan kemudahan konsumen dalam membeli dan membawa makanan pulang. Jenis layanan ini, bersama dengan inovasi lain seperti drive-thru dan fine dining, menciptakan pengalaman kuliner yang beragam, sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pelanggan.

Ingin menyediakan layanan takeaway di restoran atau kafemu? Saatnya untuk menghadirkan kemasan makanan yang praktis dan menarik. Di Paperlicious, kami menyediakan jasa pembuatan box untuk memproduksi kemasan makanan yang menarik dan fungsional, termasuk kemasan disposable berbahan ramah lingkungan. Jangan tunggu lagi, segera konsultasikan kebutuhan kemasanmu hanya pada Paperlicious!

Write a comment