9 Jenis Kemasan untuk Produk Kosmetik, Jangan Sampai Tertukar!

9 Jenis Kemasan untuk Produk Kosmetik, Jangan Sampai Tertukar!

Produk kosmetik dan skincare semakin bervariasi sehingga membutuhkan jenis kemasan kosmetik yang juga beragam. Tertarik dengan bisnis kecantikan dan pembuatan kosmetik? Kamu harus tahu perbedaan berbagai kemasan serta pasangan produk yang tepat agar bisa bersaing dengan merek lainnya.

3 Fungsi Kemasan Kosmetik 

Ada 3 fungsi kemasan kosmetik

1. Melindungi Produk dari Kontaminasi

Fungsi utama dari kemasan kosmetik adalah melindungi produk dari pengaruh lingkungan yang dapat merusak kualitasnya. Kemasan bertindak sebagai perisai, melindungi kosmetik dari paparan sinar UV, udara, dan kelembaban yang dapat merusak formulasi produk. Selain itu, kemasan juga membantu dalam mempertahankan kebersihan produk dan mencegah kontaminasi yang dapat memengaruhi keamanan penggunaan.

Baca Juga: Jangan Main-Main, Ikuti Syarat Kemasan Produk Sebelum Jualan!

2. Memudahkan Penggunaan Produk Bagi Konsumen

Kemasan kosmetik dirancang untuk memudahkan penggunaan produk. Botol dengan dispenser yang tepat, tutup yang mudah dibuka, atau aplikator yang disesuaikan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi penggunaan kosmetik. Kemasan yang dirancang dengan baik membantu konsumen mengambil dan menggunakan produk dengan cepat dan tanpa kesulitan, menciptakan pengalaman pengguna yang positif.

3. Memberikan Informasi Produk dengan Jelas

Kemasan menyajikan platform untuk memberikan informasi yang diperlukan kepada konsumen. Label produk kemasan harus mencakup informasi mengenai bahan-bahan, petunjuk penggunaan, tanggal kedaluwarsa, dan aspek keamanan lainnya. Dengan menyediakan informasi yang jelas dan mudah dibaca, kemasan membantu konsumen membuat keputusan yang informasional dan cerdas saat memilih produk kosmetik.

4. Membantu Upaya Pemasaran

Kemasan kosmetik bukan hanya sebagai wadah fungsional, tetapi juga sebagai alat strategis dalam upaya pemasaran. Desain kemasan yang menarik dan mencolok dapat menjadi pembeda utama di rak toko, menarik perhatian konsumen, dan membangun identitas merek yang kuat. Kemasan yang dirancang dengan cermat menciptakan kesan pertama yang positif, meningkatkan daya tarik produk, dan membantu membentuk persepsi konsumen terhadap kualitas dan nilai dari suatu merek.

9 Jenis Kemasan Kosmetik yang Wajib Kamu Ketahui

Lantas, apa saja jenis kemasan kosmetik yang ada di pasaran? Sejauh ini, ada sembilan tipe yang umum digunakan dalam industri kecantikan. Berikut penjelasan serta fungsi masing-masingnya:

1. Tube

Jenis kemasan kosmetik tube

Tube berbentuk lonjong dan memiliki tutup di bawah agar bisa berdiri di permukaan datar. Biasanya digunakan untuk produk yang sedikit kental, misalnya pelembap wajah, foundation cair, BB cream, lip gloss cair, dan sabun wajah.

  • Kelebihan
    Kemasan tube membantu konsumen mengaplikasikan produk cair secara praktis dan higienis. Tube juga memungkinkan pengguna untuk menguras produk hingga tetes terakhir.
  • Kekurangan
    Kemasan tube rawan tetesan jika produkmu sedikit lebih cair. Sebaliknya, jika bahannya kental, tube agak menyusahkan untuk mengambil produk hingga tetes terakhir.

2. Wadah Kecil (Small Jar)

Jenis kemasan kosmetik wadah kecil atau small jar

Wadah kecil mirip stoples alias jar umum digunakan untuk produk kental atau yang sedikit padat. Kemasan ini bisa terbuat dari plastik atau kaca. Konsumen bisa mengambil produk langsung dari wadah tanpa berceceran.

Contoh produk yang ditaruh di kemasan ini misalnya krim pelembap wajah, eye shadow padat, lip balm, dan blush on padat.

  • Kelebihan
    Kosmetik kemasan jar bisa dibuat dalam berbagai ukuran. Konsumen juga menyukai tampilannya yang elegan dan imut.
  • Kekurangan
    Kemasan jar kecil biasanya kurang higienis karena konsumen harus menggunakan jari untuk mengaplikasikan produk. Jar juga banyak memakan tempat dalam tas jika dibawa bepergian.

3. Botol Tetes (Dropper)

Jenis kemasan kosmetik botol tetes atau dropper

Botol tetes alias dropper adalah jenis kemasan kosmetik yang cocok untuk produk yang kental menjurus cair. Kemasan ini biasanya digunakan untuk serum dan minyak pelembap wajah (moisturizing oil). Produk dalam kemasan ini biasanya disarankan untuk digunakan sedikit-sedikit.

  • Kelebihan
    Dropper memungkinkan konsumen untuk menggunakan produk secara lebih higienis. Dropper juga membantu menghemat produk karena konsumen bisa mengatur sendiri tetesannya.
  • Kekurangan
    Bagian penetes pada dropper rawan rusak dan susah mencari penggantinya. Dropper juga sedikit menyusahkan jika konsumen hendak menggunakan produk hingga tetes terakhir.

4. Botol Semprot (Spray)

Jenis kemasan kosmetik botol semprot atau spray

Botol semprot alias spray merupakan salah satu kemasan terpopuler untuk produk cair. Produsen bebas membuat warna dan motif beragam sehingga kemasan ini terlihat menonjol di rak atau toko online.

Botol spray digunakan untuk produk seperti penyegar wajah (face mist), setting spray untuk menjaga kosmetik tetap menempel, vitamin rambut, dan toner.

  • Kelebihan
    Botol spray menjaga produk tetap higienis. Konsumen juga bisa mengontrol penggunaannya dengan mudah dibandingkan produk dalam botol biasa.
  • Kekurangan
    Botol spray bisa sulit digunakan jika efek semprotannya kurang menyebar. Hal ini membuat konsumen cenderung boros karena produknya kurang mampu menutupi kulit secara merata.

5. Botol Pump

Botol dengan pemompa (pump) juga merupakan jenis kemasan kosmetik yang populer. Konsumen bisa menggunakan produk tanpa harus menyentuhnya. Botol pump biasanya digunakan untuk menyimpan sabun, sampo, lotion, pelembap wajah, dan foundation cair.

  • Kelebihan
    Botol pump menjaga produk tetap higienis. Konsumen juga tidak perlu melakukan langkah ekstra untuk menggunakan produk; cukup menekan pompa di bagian atas.
  • Kekurangan
    Jika pompa pada kemasan ini rusak, konsumen tidak bisa menggunakan produknya. Botol pump juga sedikit menyulitkan untuk menggunakan produk hingga tetes terakhir.

6. Sachet

Jenis kemasan kosmetik sachet

Sachet mungkin bukan jenis kemasan kosmetik yang umum dibandingkan botol pump atau jar. Akan tetapi, produk ini semakin populer karena desainnya yang unik serta kepraktisannya. 

Sachet fleksibel dan bisa ditekan. Sachet ideal untuk produk bertekstur kental atau mirip jeli, misalnya serum dan pelembap. Ada juga versi mini untuk menyimpan lipstik, lip gloss, dan krim foundation.

  • Kelebihan
    Sachet tidak memakan banyak tempat dan pengemasan serta pengirimannya lebih hemat. Desain sachet juga bisa dibuat lucu dan beragam. Sachet juga fleksibel sehingga mudah ditekan untuk mengeluarkan produk secara maksimal.
  • Kekurangan
    Sachet berisiko bocor ketika ditekan. Kemasan sachet juga agak merepotkan untuk disimpan kecuali jika modelnya bisa berdiri sendiri.

7. Compact dan Palette

Jenis kemasan kosmetik compact

Compact dan palette cukup populer dalam industri kosmetik. Kemasan ini cocok untuk produk berbentuk bubuk atau krim padat dan memiliki engsel serta tutup. Biasanya dijual bersama cermin dan spons atau kuas.

Compact dan palette biasanya digunakan untuk bedak padat, eye shadow, bronzer, dan pemulas pipi. Istilah palette digunakan untuk kemasan yang memiliki beberapa produk atau pilihan warna dalam satu kemasan.

  • Kelebihan
    Compact atau palette memudahkan pemakaian produk secara praktis dan cepat di mana saja. Palette juga memudahkan konsumen untuk berkreasi dengan berbagai riasan.
  • Kekurangan
    Palette cenderung boros tempat dan susah dibawa-bawa, sama seperti compact tertentu jika terlalu tebal. Produk ini juga harus diaplikasikan dengan alat terpisah yang rawan hilang atau kotor.

8. Roll-on

Jenis kemasan kosmetik roll on

Roll-on adalah kemasan dengan ujung melingkar yang licin, cocok untuk mengaplikasikan produk secara presisi. Roll-on juga bisa menjangkau area kulit yang lebih luas secara manual tanpa menggunakan tangan. Selain deodoran, kemasan ini digunakan untuk foundation, makeup primer, dan serum untuk di bawah mata.

  • Kelebihan
    Roll-on mudah digunakan dan bisa menjangkau area kulit yang luas. Cocok juga untuk menjangkau titik tertentu secara akurat.
  • Kekurangan
    Roll-on mungkin kurang higienis setelah digunakan beberapa waktu karena langsung bersentuhan dengan kulit. 

9. Stick

Jenis kemasan kosmetik lipstick

Stick cukup umum digunakan dalam industri kosmetik. Konsumen menggunakannya untuk mengaplikasikan produk padat secara presisi. Kamu bisa menggunakannya untuk lipstik, lip gloss, concealer, perona pipi, dan contouring stick.

  • Kelebihan
    Kemasan ini ringan dan mudah dibawa-bawa serta tidak memakan banyak tempat. Konsumen juga bisa menggunakannya pada bagian-bagian wajah atau kulit yang kecil.
  • Kekurangan
    Produk stick kurang higienis karena bersentuhan langsung dengan kulit. Ada juga beberapa produk yang mungkin harus diraut atau ditajamkan.

Apapun jenis kemasan kosmetik yang kamu pesan, pastikan mempertimbangkan masing-masing karakteristiknya. Jangan lupa memesan produk berkualitas seperti dari Paperlicious, yang menyediakan jasa pembuatan box kosmetik dan kemasan produk bermutu dengan harga terjangkau. Buat produkmu semakin menarik sekaligus mudah digunakan dengan kemasan yang tepat.

Write a comment