6 Ukuran Karton Manila Mengenal Ragam dan Kegunaannya

Karton manila merupakan salah satu jenis kertas tebal terpopuler dan sering digunakan untuk berbagai kebutuhan. Kertas yang satu ini terkenal berkat keunikan tekstur yang berbeda di kedua sisinya; satu permukaan halus sementara sisi lainnya sedikit kasar. Didukung pula oleh ketersediaan beragam ukuran karton manila berikut yang semakin meningkatkan fleksibilitas pemakaiannya.

1. 61 x 86 cm

Ukuran 61 x 86 cm merupakan salah satu dimensi kertas manila yang paling banyak digunakan, bahkan dianggap sebagai ukuran standar jenis plano tanggung. Biasanya dipakai pelajar untuk membuat prakarya, sementara seniman menjadikannya media pembuatan sketsa besar atau pola kerajinan, dan di kantor difungsikan sebagai media pembuatan diagram atau pengumuman sementara. 

Karton manila dengan dimensi ini tersedia dalam berbagai macam warna, mulai dari netral klasik seperti putih, cerah seperti merah dan kuning, hingga gelap seperti navy. Ketebalannya sendiri berkisar 150-200 gsm. Keunggulannya adalah mudah didapatkan, ekonomis, serta fleksibilitas penggunaan tinggi. Namun, cukup merepotkan ketika dibawa dan disimpan akibat ukurannya yang besar.

2. 61 x 68 cm

Berikutnya ada ukuran karton manila 61 x 68 cm yang hanya berbeda sedikit dengan 61 x 86 cm. Dimensinya mendekati persegi, ideal untuk proyek-proyek yang tidak memerlukan material memanjang. Biasanya untuk pembuatan bagan, poster, dan alas gambar untuk anak-anak, sementara seniman menggunakannya untuk pembuatan kotak kado atau kerajinan tiga dimensi.

Pilihan warnanya tidak sebanyak ukuran 61 x 86 cm, biasanya tersedia warna-warna dasar saja seperti putih, biru muda, hijau muda, dan kuning. Ketebalannya sendiri berkisar 150-180 gsm saja. Kelebihan utamanya yaitu proporsi yang lebih praktis, terutama untuk kebutuhan penyimpanan dan dipindahkan. Kekurangannya pada keterbatasan pilihan warna dan ketersediaan penjualan terbatas.

3. A3 (29,7 x 42 cm)

Ukuran A3 atau setara dua kali kertas A4 termasuk dalam daftar ukuran standar internasional, jadi lebih familiar. Karton manila dengan dimensi A3 sangat populer di lingkungan perkantoran, percetakan digital, dan dunia pendidikan. Gunanya untuk mencetak sertifikat, piagam, sampul laporan, hingga media gambar untuk siswa sekolah. Tersedia dalam hampir semua warna.

Ketebalan ukuran karton manila satu ini bervariasi, standarnya 160-220 gsm. Namun, beberapa produsen menyediakan ketebalan lebih untuk kebutuhan custom, contohnya pembuatan mock-up produk. Keunggulan utama ukuran A3 adalah kompatibilitas tinggi dengan printer serta mudah untuk penanganan serta penyimpanan. Kekurangannya tidak ideal untuk proyek borderless printing karena area cetaknya terlalu sempit.

4. A3+ (32,9 x 48,3 cm)

Ukuran A3+, sering disebut juga Super A3, sedikit lebih besar dari A3. Dimensi ini dirancang khusus untuk kebutuhan percetakan profesional. Penggunaan utamanya adalah mencetak poster, sampul buku, portofolio desain, dan materi promosi berkualitas tinggi yang membutuhkan presisi tinggi. Karton ini juga tersedia dalam hampir semua warna dengan ketebalan 200-350 gsm.

Kelebihan terbesar ukuran ini adalah kemampuannya untuk mencetak desain full-bleed (area cetak yang melampaui garis potong) A3, sehingga saat dipotong tidak ada margin putih berlebih yang tersisa. Sementara kekurangannya ada pada kompatibilitas yang terbatas dengan mesin cetak, biasanya hanya pada printer profesional untuk industri, seperti digunakan pada bisnis percetakan.

5. 60 x 90 cm

Ukuran karton manila selanjutnya adalah  60 x 90 cm yang merupakan alternatif ukuran plano standar. Dimensinya sedikit lebih ramping dan lebih panjang dari ukuran 61 x 86 cm, menjadikannya ideal untuk pembuatan poster film atau media promosi produk retail. Sementara di bidang arsitektur atau teknik, difungsikan sebagai media sketsa atau denah.

Pilihan warnanya beragam, mirip dengan varian 61 x 86 cm dan ketebalan berkisar 160-210 gsm. Keunggulan ukuran ini yaitu proporsi yang lebih baik untuk kebutuhan desain vertikal dan pemotongan efisien untuk ukuran turunan seperti 30 x 45 cm. Kekurangannya, sulit diangkut, disimpan, dan memerlukan ruang lebar yang luas untuk pemakaian.

6. 70 x 100 cm & 75 x 100 cm

Ukuran 70 x 100 cm dan 75 x 100 cm masuk dalam kategori ukuran jumbo untuk manila. Keduanya merupakan ukuran standar internasional untuk board import dengan kode B1. Mulai dari karakteristik, penggunaan, ketersediaan warna, hingga kelebihan dan kekurangan yang mirip. Perbedaan hanya terletak pada ukuran panjang kertasnya, sekitar 5 sentimeter. 

Karton manila jumbo ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan dan industri, mulai dari institusi pendidikan, seni, arsitektur dan banyak lagi. Bisa untuk membuat prakarya, peralatan sekolah seperti berbagai map dokumen , sketsa desain atau maket dan lainnya. Pilihan warna tidak terlalu banyak, lebih pada kebutuhan sektor profesional seperti putih, abu-abu, merah, dan cokelat.

Ketebalannya bervariasi, tapi biasanya di atas 200 gsm, menyesuaikan kebutuhan akan struktur yang kokoh. Kelebihan utamanya jelas pada kebebasan kreatif tanpa batas. Namun, ini juga menjadi kekurangan terbesarnya karena sulit dibawa, disimpan, dan dikerjakan karena memakan ruang yang besar. Harga per lembar juga lebih mahal dari variasi karton manila lainnya.

Pemilihan ukuran yang tepat ketika menggunakan karton manila berpengaruh besar terhadap fungsinya. Contohnya ukuran 61 x 86 cm dan 61 x 68 cm untuk prakarya sekolah, A3 dan A3+ untuk pembuatan objek cetak profesional seperti poster, hingga 70 x 100 cm atau 75 x 100 cm untuk pembuatan maket arsitektur.

Beragam ukuran karton manila di atas juga sangat ideal sebagai material pembuatan custom box dan hard box di Paperlicious. Anda bisa mencetak berbagai kemasan untuk produk, kotak kado (gift box), hingga kotak makanan sekali pakai dengan desain dan bentuk sesuai kebutuhan. Kesempatan emas branding lewat kemasan yang tidak boleh dilewatkan! 

Related Posts

Write a comment