6 Jenis Kemasan Makanan Ramah Lingkungan! Yuk, Cintai Bumi!

6 Jenis Kemasan Makanan Ramah Lingkungan! Yuk, Cintai Bumi!

Bagi kamu yang menjalankan bisnis makanan, kemasan tentu memiliki peran yang penting. Selain memastikan desainnya unik dan menarik, kualitas kemasan mumpuni, kamu juga perlu memerhatikan bahan yang digunakan untuk pembuatan kemasan. Memilih kemasan makanan ramah lingkungan adalah sebuah ide cerdas untuk menunjukkan kepedulianmu pada alam.

Sampai saat ini, banyak pengusaha makanan yang masih menggunakan kemasan plastik sebagai opsi packaging untuk produknya. Padahal, plastik sampah kemasan makanan dan minuman masih mendominasi dari seluruh total sampah yang ada di dunia. Belum lagi plastik yang butuh waktu sampai ratusan tahun untuk terurai. 

Bergantung pada material plastik untuk mengemas makanan akan membuat polusi semakin parah. Untuk menciptakan perubahan, kita harus memilih opsi packaging lain yang lebih ramah lingkungan.

3 Manfaat Utama Menggunakan Kemasan Ramah Lingkungan

3 manfaat pakai kemasan ramah lingkungan

Eco-friendly packaging atau kemasan makanan ramah lingkungan secara umum merujuk pada penggunaan bahan-bahan dan desain kemasan yang memberikan dampak minimal terhadap lingkungan. Ini melibatkan pendekatan yang berfokus pada keberlanjutan dan pengurangan jejak karbon. Ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan kemasan makanan yang berasal dari bahan ramah lingkungan. Apa saja?

1. Reduksi Limbah

Kemasan eco-friendly yang bisa didaur ulang dan mudah terurai bisa mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai yang berkontribusi terhadap masalah limbah plastik berkepanjangan.

2. Keberlanjutan Sumber Daya

Bahan kemasan ramah lingkungan dibuat dari sumber daya terbarukan. Didukung proses daur ulang, ini akan membantu mendukung keberlanjutan sumber daya alam.

3. Mempromosikan Kesadaran terhadap Lingkungan

Penggunaan kemasan ramah lingkungan bisa meningkatkan kesadaran konsumen tentang isu-isu lingkungan. Selain bisa menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap dampak lingkungan dalam produk yang mereka beli, ini juga bisa menciptakan citra yang lebih baik pada bisnismu. Dengan menggunakan kemasan yang eco-friendly, publik akan mengenal brand-mu sebagai bisnis yang peduli pada lingkungan.

6 Contoh Kemasan Makanan Ramah Lingkungan

Sedang mencari ide kemasan yang ramah lingkungan untuk mengemas produk makananmu? Simak beberapa rekomendasi berikut ini!

1. Glass Packaging

Kaca merupakan rekomendasi pertama jenis kemasan ramah lingkungan yang bisa kamu gunakan. Selain bisa digunakan kembali, kemasan dari kaca tahan lama, mudah dibersihkan dan dapat digunakan untuk pengemasan makanan maupun minuman. Contoh penggunaan bahan kaca bisa kita temukan dalam produk minuman jus buah atau berbagai jenis kue kering.

Jika tidak rusak atau pecah, wadah dari kaca bisa memiliki masa pakai 3,5 kali lipat lebih lama dari plastik. Kaca juga bisa didaur ulang jika dibuang sehingga bisa mengurangi dampak buruk plastik terhadap lingkungan.

2. Paper Kraft Container 

Contoh kemasan makanan ramah lingkungan: paper kraft container

Kraft adalah jenis kertas dengan warna cokelat khas yang banyak digunakan untuk kebutuhan pengemasan. Nama kraft berasal dari bahasa Jerman yang artinya kuat. Proses pembuatan kertas kraft membuat kertas ini banyak dimanfaatkan untuk pembuatan paper bag hingga kontainer atau wadah makanan seperti paper bowl

Para ahli merekomendasikan kraft paper sebagai bahan yang aman untuk mengemas makanan. Kertas ini adalah bahan food grade yang terbuat dari pulp kayu atau pengolahan bahan berbasis pertanian tanpa risiko kontaminasi sehingga 100% aman untuk makanan. Kamu juga bisa membuat kontainer makanan dari bahan ini dengan berbagai bentuk dan desain.

Lihat Produk: Paper Bowl

3. Plant-Based Packaging

Contoh kemasan makanan ramah lingkungan: plant based packaging

Plant-based packing semakin populer beberapa tahun ke belakang, terutama untuk kemasan produk makanan. Kemasan berbasis tanaman atau bahan nabati ini memanfaatkan bahan organik dan sumber nabati terbarukan untuk dibentuk menjadi kemasan. Selain ketersediaan bahan baku yang melimpah untuk membuatnya, plant-based packaging juga bisa membantu mengurangi risiko polusi karena bisa didaur ulang.

Saat ini berbagai produsen kemasan terus melakukan inovasi untuk menghasilkan plant-based packaging. Beberapa contoh kemasan makanan ramah lingkungan plant-based tersedia di pasaran antara lain:

  • PLA (Polylactic Acid). PLA merupakan jenis bioplastik yang dibuat dari polilaktat hasil ekstraksi dari tanaman jagung. PLA banyak dipakai untuk kemasan makanan ringan.
  • Beberapa produsen memanfaatkan tepung singkong untuk membuat kemasan makanan yang ramah lingkungan dan lebih mudah terurai.
  • Pulp dan serat kayu. Kertas dan karton yang dibuat dari pulp kayu yang dibuat dan dikelola secara berkelanjutan dapat dimanfaatkan untuk pengemasan berbagai produk termasuk makanan.
  • Sejumlah produsen sudah mengembangkan kemasan berbasis ganggang laut atau alga yang lebih mudah terurai dan menghasilkan jejak karbon yang lebih rendah.

4. Compostable and Biodegradable Packaging

Contoh kemasan makanan ramah lingkungan: compostable and biogradable packaging

Compostable and biodegradable packaging adalah jenis kemasan ramah lingkungan yang bisa dibuat menjadi kompos (compostable) dan dapat terbiodegradasi. Salah satu contohnya adalah kemasan yang dibuat dari serat tebu yang berasal dari produk sampingan pabrik gula. Kemasan yang dibuat dari serat tebu aman untuk microwave dan bisa terurai secara alami.

Selain digunakan untuk kemasan makanan, serat tebu juga diproduksi menjadi bahan kertas dan tekstil yang tentu lebih ramah lingkungan dibandingkan produk konvensional.

5. Metal Packaging

Contoh kemasan makanan ramah lingkungan: metal packaging

Material lain yang juga ramah lingkungan untuk digunakan adalah material berbahan metal seperti aluminium dan stainless steel. Stainless steel food grade memiliki daya tahan yang baik, bebas karat dan tahan panas. Ini menjadikannya sebagai opsi yang aman untuk mengemas makanan. Kemasan dari stainless steel juga bisa digunakan kembali atau didaur ulang.

Kemasan makanan dari bahan metal seperti stainless bisa ditemukan dengan mudah di pasaran. Tapi sebagian besar masih menggunakan segel silikon pada bagian tutupnya untuk mencegah kemasan bocor. Jika kamu ingin menggunakan penutup dengan bahan silikon, pastikan materialnya sudah BPA free dan aman untuk makanan, ya!

Selain stainless steel, aluminium juga banyak digunakan sebagai kemasan terutama untuk produk soft-drink. Selain aman, kemasan dari aluminium juga sangat mudah didaur ulang. Daur ulang aluminium bekas hanya memerlukan 5% dari energi yang dibutuhkan untuk membuat aluminium dari awal. Artinya, menggunakan kemasan dari aluminium daur ulang akan menghemat 95% energi yang dibutuhkan dalam proses produksinya.

6. Recycled Cardboard Packaging

Contoh sebuah jenis kemasan makanan ramah lingkungan: recycled bardboard packaging
Jenis kemasan ramah lingkungan – Recycled Cardboard Packaging

Cardboard atau karton adalah salah satu opsi packaging ramah lingkungan. Kemasan makanan ramah lingkungan yang dibuat dari cardboard biasanya didaur ulang kembali untuk membuat kotak sereal, kotak frozen food dan lain sebagainya.

Corrugated board atau papan karton bergelombang adalah salah satu material yang paling banyak didaur ulang secara global. Kotak-kotak ini dibuat dari bahan-bahan yang bisa didaur ulang seperti koran bekas atau karton bekas. Komposisi rata-ratanya berasal dari 70-90% bahan daur ulang. Beberapa corrugated box bahkan dibuat dari 100% bahan daur ulang.

Untuk pengemasan makanan, recycled cardboard packaging lebih cocok dipakai untuk proses distribusi. Karena lebih tebal, kemasan ini akan menjaga produk makanan yang akan kamu distribusikan tetap aman sampai ke tangan konsumen.

Menggunakan kemasan makanan ramah lingkungan saat ini menjadi pilihan banyak perusahaan besar. Jika kamu ingin memberikan dampak yang sama, kamu bisa mulai memilih beragam produk kemasan yang mudah didaur ulang. Salah satunya dengan menggunakan kemasan berbahan paper kraft dari Paperlicious!

Write a comment